Selasa, 30 Juni 2015

TAHAP KE TIGA

Hay guys...
 Kali ini saya akan memberikan nama-nama akun yang ada di dalam Akuntansi, nah akun-akun inilah yang nantinya kalian pelajari terus menerus...


NAMA - NAMA PERKIRAAN ( AKUN ) DAN ISTILAH DALAM BAHASA INGGRIS


Account Title
Artinya

Assets
Harta

Current Assets
Harta Lancar

Cash In Bank
Kas di Bank

Petty Cash
Kas Kecil

Account Receivable
Piutang Dagang

Allowance For Doubtful Debt
Penyisihan Kerugian Piutang

Furniture And Fixture
Perabot & Inventaris

Interest Receivable
Piutang Bunga

Notes Receivable
Piutang Wesel

Merchandise Inventory
Persediaan Barang Dagangan

Marketable Securities
Surat-Surat Berharga

Supplies
Perlengkapan

Store Supplies
Perlengkapan Toko

Office Supplies
Perlengkapan Kantor

Prepaid Advertising
Iklan Dibayar Dimuka

Prepaid Expense
Biaya Dibayar Dimuka

Prepaid Insurance
Ansuransi Dibayar Dimuka

Prepaid Rent
Sewa Dibayar Dimuka

Long Term Investment
Investasi Jangka Panjang

Investment In Bond
Investasi Dalam Obligasi

Investment In Common Stock
Investasi Dalam Saham

Temporary Investment
Investasi Jangka Pendek

Fixed Assets
Harta Tetap

Equipment
Peralatan

Acumulated depreciation of equipment
Akumulasi Penyusutan Peralatan

Store Equipment
Peralatan Toko

Acumulated depreciation of store equipment
Akumulasi Penyusutan Peralatan Toko

Office Equipment
Peralatan Kantor

Acumulated depreciation of office equipment
Akumulasi Penyusutan Peralatan Kantor

Building
Gedung

Acumulated depreciation of building
Akumulasi Penyusutan Gedung

Land
Tanah

Acumulated depreciation of land
Akumulasi Penyusutan Tanah

Machine
Mesin

Acumulated depreciation of machine
Akumulasi Penyusutan Mesin

Motor Vehicle
Kendaraan

Acumulated depreciation of motor vehicle
Akumulasi Penyusutan Kendaraan

Vat In
PPN Masukan

Intangible Fixed Assets
Harta Tidak Berwujud

Goodwill
Nama Baik

Franchise
Hak Istimewa

Leasing
Hak Sewa

Liabilities
Kewajiban

Account Payable
Hutang Dagang

Bank Payable / Loan From Bank
Hutang Bank

Bond Payable
Hutang Obligasi

Interest Payable
Hutang Bunga

Mortgage Payable
Hutang Hipotek

Notes Payable
Hutang Wesel

Salaries Payable
Hutang Gaji

Tax Payable
Hutang Pajak

Accrued Expense
Hutang Biaya

Unearned Rent
Sewa Diterima Dimuka

Unearned Revenue
Pendapatan Diterima Dimuka

Vat Out
PPN Keluaran

Equity
Modal

Paid Up Capital
Setoran Modal

Prive
Pengambilan Pribadi

Drawing
Pengambilan Pribadi

Devidend
Pengambilan Saham

Income Summary
Ikhtisar Laba Rugi

Common Stock
Saham

Preferred Stock
Saham Preferen / Istimewa

Retained Earning
Laba Di Tahan

Revenue
Pendapatan

Sales
Penjualan

Sales Return
Pengembalian Penjualan

Sales Discount
Potongan Penjualan

Commosion Income
Pendapatan Dari Komisi

Consignment Income
Pendapatan Dari Konsinyasi

Fare Income
Pendapatan Dari Angkutan

Fees Earned
Honor

Income From Joint Venture
Pendapatan Dari Usaha Petungan

Interest Income
Pendapatan Bunga

Other Income
Pendapatan Lain-Lain

Recovery Income
Pendapatan Diterima Kembali

Rent Income
Pendapatan Sewa

Purchase
Pembelian

Purchase Return
Pengembalian Pembelian

Purchase Discount
Potongan Pembelian

Cost Of Goods Sold
Harga Pokok Penjualan

Expense
Biaya

Advertising Expense
Biaya Iklan

Telephone & Electeicity Expense
Biaya Telepon dan Listrik

Store Supplies Expense
Biaya Perlengkapan Toko

Bad Debt Expense
Biaya Kerugian Piutang

Depreciation Expense
Biaya Penyusutan Harta

Insurance Expense
Biaya Asuransi

Rent Expense
Biaya Sewa

Wages & Salaries Expense
Biaya Upah dan gaji

Other Operating Expense
Biaya Operasi Lainnya

Office Salaries Expense
Biaya Gaji Kantor

Store Salaries Expense
Biaya Gaji Toko

Salesmen Salaries Expense
Biaya Gaji Bagian Penjualan

Supplies Expense
Biaya Perlengkapan Toko

Office Supplies Expense
Biaya Perlengkapan Kantor

Administrative Expense
Biaya Administrasi

Interest Expense
Biaya Bunga

Miscellanious Expense
Biaya Rupa-Rupa

Motor Vehicle Expense
Biaya Kendaraan

Utilities Expense
Biaya Prasarana

Bank Service Charge
Biaya Administrasi Bank

Income Tax Expense
Biaya Pajak Penghasilan

Depreciation Expense Of Building
Biaya Penyusutan Gedung

Depreciation Expense Of Equipment
Biaya penyusutan Peralatan

Depreciation Expense Of Furniture And Fixture
Biaya Penyusutan Perabot/Inventaris

Depreciation Expense Of Machine
Biaya Penyusutan Mesin

Depreciation Expense Of Motor Vehicle
Biaya Penyusutan Kendaraan

Depreciation Expense Of Office Equipment
Biaya Penyusutan Peralatan Kantor

Depreciation Expense Of Store Equipment
Biaya Penyusutan Peralatan Toko

Freight In
Ongkos Angkut Pembelian

Freight Out
Ongkos Angkut Penjualan

TAHAP KE DUA

hai guys kali ini kalian akan belajar tentang akun-akun yang terdapat dalam Akuntansi. Nah akun-akun ini sangat penting lho nantinya, jadi pahami baik-baik yaaaa...


A. Harta / Aset / Aktiva
Harta adalah benda baik yang memiliki wujud maupun yang semu yang dimiliki oleh perusahaan. Klaim atas harta yang tidak berwujud disebut ekuitas / equities yang dapat mendatangkan manfaat di masa depan.

1. Harta Lancar / Aktiva Lancar / Current Assets
Harta lancar adalah harta yang berbentuk uang tunai maupun aktiva lainnya yang dapat ditukarkan dengan uang tunai dalam jangka satu tahun.
Contoh : piutang dagang, biaya atau beban dibayar di muka, surat berharga, kas, emas batangan, persediaan barang dagang, pendapatan yang akan diterima, dan lain sebagainya.

2. Harta Investasi / Aktiva Ivestasi / Investment Assets
Harta Investasi adalah harta yang diinvestasikan pada produk-produk investasi untuk mendapatkan keuntungan.
Contoh : Reksadana, saham, obligasi, dan lain-lain.

3. Harta Tak Berwujud / Intangible Assets
Aset tak berwujud adalah harta yang tidak memiliki bentuk tetapi sah dimiliki perusahaan dan dapat menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.
Contoh : Merk dagang, hak paten, hak cipta, hak pengusahaan hutan / hph, franchise, goodwill, dan lain sebagainya.

4. Harta Tetap / Aktiva Tetap / Fixed Assets
Harta tetap adalah harta yang menunjang kegiatan operasional perusahaan yang sifatnya permanen kepemilikannya.
Contoh : Gedung, mobil, mesin, peralatan dan perlengapan kantor, dan lain-lain.

5. Harta Lainnya / Other Assets
Harta lain adalah perkiraan atau akun yang tidak dapat dikategorikan pada harta atau aset di atas baik dalam bentuk aset tetap, aset investasi, aset tak berwujud dan aset lancar.
Contoh : Mesin rusak, uang jaminan, harta yang masih dalam proses kepengurusan yang sah, dan lain-lain.

B. Kewajiban / Hutang / Pasiva / Liabilities

Hutang adalah kewajiban perusahaan pada pihak ketiga untuk melakukan sesuatu yang pada umumnya dalah pembayaran uang, penyerahan barang maupun jasa pada waktu-waktu tertentu.

1. Hutang Lancar / Kewajiban Lancar / Current Liabilities
Hutang lancar adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam tempo satu tahun.
Contoh : hutang dagang, beban yang harus dibayar, hutang dagang, hutang pajak, pendapatan diterima di muka, dan lain sebagainya.

2. Hutang Jangka Panjang / Long-Term Liabilities
Hutang jangka panjang adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari setahun.
Contoh : Hutang hipotek, hutang obligasi yang jatuh tempo lebih dari setahun, hutang pinjaman jangka panjang, dan lain sebagainya.

3. Hutang lain-lain / Other Payable
Perkiraan atau akun ini digunakan untuk mencatat hutang lain yang tidak termasuk pada hutang lancar dan hutang jangka panjang.
Contoh : uang jaminan, hutang pada pemegang saham, dan lain sebagainya.

C. Modal / Capital

Modal adalah hak milik atas kekayaan dan harta perusahaan yang berbentuk hutang tak terbatas suatu perusahaan kepada pemilik modal hingga jangka waktu yang tidak terbatas. Rumus modal adalah harta atau aset dikurangi dengan kewajiban atau hutang.
Contoh Modal : modal disetor, prive, modal komanditer, laba ditahan, agio saham, saham preferen & biasa, simpanan-simpanan, sisa hasil usaha atau shu, dan lain sebagainya.

Semoga Bermanfaat :)

Sabtu, 20 Juni 2015

TAHAP PERTAMA

Sebelum kalian belajar mengenai Akuntansi, Kalian harus memahami terlebih dahulu tentang pengertian dan kegunaan Akuntansi.

Berikut Adalah Pengertian dan Fungsi dari Akuntansi.

Akuntansi adalah suatu aktivitas jasa (mengidentifikasikan, mengukur, mengkalsifikasikan dan mengikhtisarkan) kejadian atau transaksi ekonomi yang menghasilkan informasi kuantitatif terutama yang bersifat keuangan yang digunakan dalam pengambilan keputusan (Amin. W, 1997)
Pengertian Akuntansi menurut Abubakar. A & Wibowo (2004) adalah proses identifikasi, pencatatan dan komunikasi terhadap transaksi ekonomi dari suatu entitas/perusahaan.

Dari pengertian-pengertian akuntansi diatas, maka akuntansi terdiri dari tiga aktivitas atau kegiatan utama yaitu:
  1. Aktivitas identifikasi yaitu mengidentifikasikan transaksi-transaksi yang terjadi dalam perusahaan.
  2. Aktivitas pencatatan yaitu aktivitas yang dilakukan untuk mencatat transaksi-transaksi yang telah diidentifikasi secara kronologis dan sistematis.
  3. Aktivitas komunikasi yaitu aktivitas untuk mengkomunikasikan informasi akuntansi dalam bentuk laporan keuangan kepada para pemakai laporan keuangan atau pihak yang berkepentingan baik internal perusahaan maupun pihak eksternal.

Fungsi dan Bidang-Bidang Akuntansi Pengertian akuntansi

Akuntansi seringkali dinyatakan sebagai bahasa perusahaan yang berguna untuk memberikan informasi yang berupa data-data keuangan perusahaan yang dapat digunakan guna pengambilan keputusan. Setiap perusahaan memerlukan dua macam informasi  tentang perusahaannya yaitu informasi mengenai nilai perusahaan dan informasi tentang laba/rugi usaha. Kedua informasi tersebut berguna untuk:
  • Mengetahui besarnya modal yang dimiliki perusahaan
  • Mengetahui perkembangan ayau maju mundurnya perusahan
  • Sebagai dasar untuk perhitunngan pajak
  • menjelaskan keadaan perusahaan sewaktu-waktu memrlukan kredit dari bank atau pihak lain
  • Dasar untuk menentukan kebijakan yang akan ditempuh
  • Menarik minat investor saham jika perusahaan berbentuk perseroan terbatas.
Untuk memperoleh informasi-informasi tersebut diatas, pengusaha hendaknya mengadakan catatan yang teratur mengenai transaksi-transaksi yang dilakukan perusahaan yang dinyatakan dalam satuan uang.
Didalam ilmu akuntansi telah berkembang bidang-bidang khusus dimana perkembangan tersebut disebabkan oleh meningkatnya jumlah dan ukuran perusahaan serta peraturan pemerintah. Adapun bidang-bidang akuntansi yang telah mengalami perkembangan antara lain sebagai berikut:
  1. Akuntansi Keuangan (Financial atau General Accounting) menyangkut pencatatan transaksi-transaksi suatu perusahaan dan penyusunan laporan berkala dimana laporan tersebut dapat memberikan informasi yang berguna bagi manajemen, para pemilik dan kreditor.
  2. Pemeriksaan Akuntansi (Auditing)  merupakan suatu bidang yang menyangkut pemeriksaan laporan-laporan keuangan melalui catatan akuntansi secara bebas yaitu laporan keuangan tersebut diperiksa mengenai kejujuran dan kebenarannya.
  3. Akuntansi Manajemen (Management Accounting) merupakan bidang akuntansi yang menggunakan baik data historis maupun data data taksiran dalam membantu manajemen untuk merencanakan operasi-operasi dimasa yang akan datang.
  4. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting) mencakup penyusunan laporan-laporan pajak dan pertimbangan tentang konsekuensi-konsekuensi dari transaksi-transaksi perusahaan yang akan terjadi.
  5. Akuntansi Budgeter (Budgetary Accounting) merupakan bidang akuntansi yang merencanakan operasi-operasi keuangan (anggaran) untuk suatu periode dan memberikan perbandingan antara operasi-operasi yang sebenarnya dengan operasi yang direncanakan.
  6. Akuntansi untuk Organisasi Nirlaba (Non profit Accounting) merupakan bidang yang mengkhususkan diri dalam pencatatan transaksi-transaksi perusahaan yang tidak mencari laba seperti organisasi keagamaan dan yayasan-yayasan sosial.
  7. Akuntansi Biaya (Cost Accounting) merupakan bidanng yang menekankan penentuan dan pemakaian biaya serta pengendalian biaya tersebut yang pada umumnya terdapat dalam persahaan industri.
  8. Sistem Akuntansi (Accounting System) meliputi semua tehnik, metode dan prosedur untuk mencatat dan mengolah data akuntansi dalam rangka memperoleh pengendalian intern yang baik, dimana pengendalian intern merupakan suatu sistem pengendalian yang diperoleh dengan adanya struktur organisasi yang memungkinkan adanya pembagian tugas dan sumber daya manusia yang cakap dan praktek-praktek yangn sehat.
  9. Akuntansi Sosial (Social Accounting) merupakan bidang yang terbaru dalam akuntansi dan yang paling sulit untuk diterangkan   secara singkat, kerena menyangkut dana-dana kesejahteraan masyarakat.