Rabu, 01 Juli 2015

TAHAP KE EMPAT

Hay guys, kali ini saya akan memberitahukan tentang pengelompokan akun-akun. Ada 2 kelompok dalam akuntansi, yaitu Debet dan Kredit. Nah bagi kamu yang baru ajj masuk ke Jurusan Akuntansi silahkan pahami yaaa...



Kedudukan saldo normal dalam akuntansi sangat penting karena saldo normal akun menjadi cikal bakal proses akuntansi, apabila saldo normal akun dikuasai dengan baik maka bukti transaksi keuangan dapat dianalisa dengan tepat sehingga menghasilkan informasi keuangan yang akurat, sebaliknya apabila saldo normal akun tidak dikuasai dengan baik maka memungkinkan terjadinya kekeliruan dalam menganalisa bukti transaksi sehingga mengakibatkan terjadinya kekeliruan pada informasi keuangan yang dihasilkan.
Seperti apakah saldo normal akun ??? bagaimanakah cara menghafal saldo normal akun ??? ada baiknya kita bahas dulu tentang kelompok akun-akun yang dipergunakan dalam pencatatan akuntansi secara garis besar. Dalam akuntansi ada 5 kelompok akun, yaitu Harta, Kewajiban, Modal, Pendapatan, dan Beban. untuk lebih jelasnya pahamilah penjelasan berikut ini :
  1. Akun Harta ( aktiva atau asset )
Harta adalah sumber-sumber ekonomi yang dimiliki perusahaan yang biasa dinyatakan dalam satuan uang. Akun harta memiliki beberapa golongan akun, antara lain golongan harta lancar, harta tetap, harta tak berwujud. dari golongan akun harta tersebut memiliki jenis-jenisnya, antara lain akun harta lancar meliputi kas, piutang dagang, perlengkapan dll, harta tetap meliputi tanah, gedung, kendaraan, mesin produksi, dll. sedangkan harta tak berwujud meliputi hak paten, good will, trade mark dll.
semua akun yang termasuk kelompok harta memiliki saldo normal “Debet”, sehingga setiap terjadi transaksi yang menyebabkan penambahan harta akan dicatat dalam jurnal pada posisi debet, begitu juga sebaliknya, apabila terjadi transaksi yang mengakibatkan pengurangan harta akan dicatat dalam jurnal pada posisi kredit.
Contoh : Pada tanggal 03 Januari CV. Anugrah Fotocopi membeli mesin fotocopi secara tunai dengan harga Rp 6.000.000
Analisa transaksi :
Transaksi yang dilakukan CV. Anugrah Fotocopy mengakibatkan akun harta bertambah dan akun harta berkurang. akun harta yang bertambah dalam hal ini adalah “Mesin Fotocopy” sedangkan akun harta yang berkurang adalah “Kas”
karena akun harta yang berjenis Mesin Fotocopy bertambah maka dicatat di posisi debet, sedangkan akun aks dicatat diposisi kredit karena terjadi pengurangan, sehingga jurnal umum yang dibuat adalah:
Mesin Fotocopy…………….Rp 6.000.000
Kas……………………………………..Rp 6.000.000

        2. Akun Kewajiban ( Liability )

Akun kewajiban adalah utang yang harus dibayar perusahaan dengan uang atau jasa pada suatu saat tertentu dimasa yang akan datang. Akun kewajiban memiliki beberapa golongan antara lain Kewajiban Jangka Pendek dan Kewajiban Jangka Panjang. Kewajiban Jangka Pendek jenisnya antara lain utang gaji, utang usaha, utang bank kurang dari satu tahun, Kewajiban Jangka Panjang jenisnya antar lain utang bank lebih dari satu tahun, tang obligasi, dan sebagainya.
Semua akun yang termasuk kelompok kewajiban memiliki saldo normal “Kredit”, sehingga setiap terjadi transaksi yang menyebabkan penambahan hutang akan dicatat dalam jurnal pada sisi kredit, begitu sebaliknya apabila terjadi pengurangan utang atau pelunasan utang maka utang akan dicatat di sisi debet.
Contoh : Pada tanggal 3 Januari CV. Anugrah Fotocopy membeli perlengkapan secara kredit dengan nominal Rp 2.000.000
Analisa transaksi :
Transaksi pembelian perlengkapan secara kredit, dalam hal ini akun perlengkapan bertambah maka dicatat disisi debet dan akun utang jg bertambah sehingga ketika dicatat dalam jurnal akun utang berada disisi kredit, sehingga jurnal umum yang dibuat sebagai berikut :
Perlengkapan………….Rp 2.000.000
Utang Usaha…………………..Rp 2.000.000

      3. Akun Modal ( Equity )

Akun Modal merupakan hak pemilik perusahaan atas kekayaan ( asset ) perusahaan. Akun modal memiliki saldo normal “Kredit”, sehingga jika terjadi penambahan modal akan dicatat di sisi kredit, sebaliknya jika terjadi penurunan modal maka modal akan dicatat di sisi debit.
Contoh : Pada tanggal 1 Januari 2014 diterima kas dari pemilik perusahaan sebagai tambahan modal sebesar Rp 20.000.000
Analisa transaksi :
Transaksi penyetoran penambahan modal mengakibatkan modal bertambah sehingga dicatat dalam jurnal umum akun modal di sisi kredit, jadi jurnal umum yang dibuat sebagai berikut :
Kas……………..Rp 20.000.000
Modal………………Rp 20.000.000

         4. Akun Pendapatan ( Income )

Pendapatan adalah penghasilan yang timbul dalam pelaksanaan aktifitas perusahaan yang biasa ( misalnya : penjualan barang dagangan atau pendapatan jasa ). Akun pendapatan memiliki 2 golongan yaitu golongan pendapatan usaha, jenisnya berupa pendapatan jasa, dan pendapatan diluar usaha jenisnya berupa pendapatan bunga bank. Pada perusahaan jasa pendapatan utama berasal dari pendapatan jasa, sedangkan pada perusahaan dagang pendapatannya berasal dari penjualan barang dagangan.
Semua akun yang termasuk pada kelompok pendapatan memiliki saldo normal “Kredit”, sehingga apabila terjadi terjadi penambahan pendapatan akan dicatat dalam jurnal disisi kredit.
Contoh : Pada tanggal 12 Januari CV. Anugrah Fotocopy menerima pendapatan atas jasa yang diberikannya pada pelanggan sebesar Rp 200.000
Analisa Transaksi :
Transaksi penerimaan pendapatan mengakibatkan pendapatan bertambah sehingga ketika dicatat dalam jurnal umum maka akun pendapatan jasa dicatat di sisi kredit. Jurnal umum yang dibuat sebagai berikut :
Kas………………………….Rp 200.000
Pendapatan Jasa…………..Rp 200.000

       5. Akun Beban ( Expense )

Akun Beban merupakan beban perolehan aset yang dikonsumsi atau jasa yang digunakan dalam proses memperoleh pendapatan. Akun beban memiliki 2 golongan yaitu beban usaha jenisnya antara lain beban angkut, beban gaji, beban peralatan dan sebagainya dan beban diluar usaha jenisnya antara lain beban bunga, beban penyusutan, dan sebagainya. Semua akun yang termasuk kelompok beban memiliki saldo normal “Debet”, sehingga bila terjadi penambahan beban dicatat dalam jurnal umum di sisi debet.
Contoh : Pada tanggal CV. Anugrah Fotocopy membayar gaji karyawannya sebesar Rp 1.000.000
Analisa Transaksi :
Transakasi pembayaran gaji mengakibatkan beban bertambah dalam hal ini beban gaji, sehingga ketika dicatat dalam jurnal umum akun beban gaji dicatat di sisi debet. Jurnal umum yang dibuat sebagai berikut :
Beban Gaji………Rp 1.000.000
Kas……………………Rp 1.000.000
Dari penjelasan tentang golongan akun Harta ( H ), Kewajiban ( K ), Modal ( M ), Pendapatan ( P ), dan Beban ( B ) diatas maka secar singkat dapat disimpulkan saldo normal dari akun-akun tersebut yaitu :
Harta saldo normalnya DEBET
Kewajiban saldo normalnya KREDIT
Modal saldo normalnya KREDIT
Pendapatan saldo normalnya KREDIT
Beban saldo normalnya DEBET




oke? nah bagi kalian yang belum mengerti silahkan tanya yaaa...




















































Tidak ada komentar:

Posting Komentar